Picture taken from here

After accomplish my Ph.D journey, what's next?

I have number of plans to deepen my knowledge by doing these:

  1. I will start from my own thesis. I have split the thesis into several themes and will write them into articles for journal. 
  2. I plan to build an outline based on my data and make it into a book. I wish to at least finish the outline by end of this year. 
  3. I will explore my knowledge based on current issue and regularly make it into research project. 
  4. In the next couple of years, I will apply for fellowship somewhere with Intercultural Studies *fingers crossed*
Four points with tough tasks, but I will make it possible.
You can, if you think that you can!




He was a perfect grandfather with all his imperfections. He was a handsome-wise-cynical-man who ever raised me. I remember how he looked with safari suit walking closer to me after a long tiring working day, with a packet of chocolate for his little grand daughter. I can still fell the happy feeling when he lift the little me with his two firm hands. I might remember many things and forgot some as well. But one thing for sure, I will always remember that he loved me.

Earlier this year, I noticed that he was getting weaker and weaker. One day when he got his heart attack, I sat beside him, rested my head on his shoulder, he was saying "Ade sekolah yang bener ya, doain Aki bisa ketemu Ade lagi, ya". And, yes..I managed to see him after. Every time I met him, I always whispering to myself a simple wish "Allah, give me a chance to see him again, please". My wish came true once, twice but not for the third times. Allah has taken him back, Allah has taken all his pains. Even though I could not have a chance to say a proper goodbye, but my prayer always be with him.

I love you, Aki. You are in a perfect place, now.
Foto dari sini
Hari ini masuk ke Perpustakaan Tun Seri Lanang dengan sentimentil. Tiba-tiba ingatan melayang ke sekian tahun lalu ketika saya pertama kali menjadi mahasiswa, takjub dengan gedung enam lantai penuh rak dan buku. Penyejuk ruangan selalu menjadi alasan kenapa banyak pelajar duduk nyaman sampai waktu menjelang perpustakaan tutup. Kemudian saya tiba-tiba sedih. Menyadari bahwa saya mulai membereskan barang-barang di rumah sewa, urusan akademik pun hampir rampung dan akan ada waktu di mana saya berstatus alumni. Kalau sudah begitu, pengalaman rutin harian kerja di perpus jadi kenangan. 

Saya ingat, ada masa di mana saya muak dengan rutinitas pergi pagi dan pulang malam. Seharian duduk di sudut yang sama di lantai lima. Mengerjakan hal yang itu-itu saja. Tapi seolah tidak berujung. Ketika ujung lorong perjuangan sudah di depan mata, ujung mata saya pun mulai basah, sedih entah terharu. Saya akan sangat merindukan setiap sudut di perpustakaan itu. Bau buku yang khas membuat saya sangat nyaman berada di sana. 

Terima kasih telah menjadi tempat saya tertawa, menangis dan berdoa. InsyaAllah cita-cita saya tercapai, satu. Saya siap mengejar yang lainnya. 
Foto dari sini
InsyaAllah wisuda saya selanjutnya tanggal 5 November 2016. Nah, kapan itu saya pulang ke rumah orangtua, ngeliat lagi ada kebaya pertama yang saya rancang dulu di tahun 2006 untuk wisuda S1. Isenglah dicoba, masih bisa dikancing, sih. Tapi...sesak nafas haha. Terus saya kepikiran, itu kebaya seumur-umur baru dipakai sekali, ada keinginan untuk pakai lagi. Nah, jadilah saya punya goal baru dalam tiga bulan ke depan, mau sedikit menyingsetkan badan biar kebayanya enak lagi dipakai. 

Apa yang saya lakukan? Diet ketat? Tidak...Hanya kembali ke juklak Food Combining dan meminimkan jatah cheating :D 

Sudah seminggu ini saya jalani Food Combining yang lebih ke vegetarian. Saya tidak konsumsi gula dan nasi. Nasi? Kenapa tidak konsumsi nasi? Pati itu walau bagaimanapun mengandung gula, saya sedang berusaha meminimalisir asupan gula. Lemes, dong? Alhamdulillah tidak, karena kebutuhan gula masih terpenuhi dari buah-buahan dan sayuran yang saya konsumsi lebih banyak dari biasanya. Gula dari buah dan sayur masih lebih baik daripada yang dihasilkan dari pati. 

Saya juga masih makan protein hewani, kok, tapi sesekali. Pun sejak menjalani Food Combining saya sangat jarang konsumsi protein hewani dan lebih memilih protein nabati sebagai pengganti. 

Saya tinggalkan kopi dan camilan. Biasanya jatah cheating saya ambil dua kali dalam seminggu, nah sekarang ini NIATnya sih hanya memperbolehkan cheating dua minggu sekali :) Semoga sih pola hidup ini jadi berjalan terus begitu, karena toh saya sudah merasakan manfaatnya di tubuh.

Jadi, selain goal kebaya wisuda cukup lagi dengan nyaman, saya juga mau kembali menjadi pelaku Food Combining, bukan  terus-terusan jadi pengaku:p 
Sehat, sehat, sehat.


Dear Kebaya ungu, see you in a couple of months :*
Pic taken from here
I am in the process of substituting my daily complex carbs intake for the simple one. 
Let's get healthy and even healthier everyday!
Pic taken from here

YES! 
Let's get healthy and even healthier everyday! 

She is not only an academic supervisor for me. She is a sister, friend and family. Thank you, Bu.