saya dan Siem Reap, Cambodia

By 8:47:00 PM

Nerusin postingan sebelumnya...
Sekarang adalah perjalanan selama di Siem Reap, Cambodia.

Perjalanan Ho Chi Minh - Siem Reap memakan waktu sekitar 12 jam...kita berangkat dari HCM jam 7 pagi, nyampe di Siem Reap sekitar jam 7.30an. Sepanjang jalan kita bisa liat pemandangan pedesaan, bener-bener desa lengkap dengan sawah yang luas, sapi dan rumah tradisional. Di sepanjang perjalanan, andai saya bisa menangkap salah satu gambar rumah itu, kita bisa liat banyak rumah panggung yang terbuat dari papan kayu atau berdindingkan daun apalah itu saya tidak pasti entah daun kelapa yang dianyam atau apa. Waktu di Ho Chi Minh, terlihat kawasan itu adalah kota walaupun kemiskinan, maaf, masih sangat terlihat. Namun, sepanjang jalan menuju Siem Reap ini saya hampir tidak menemukan sosok kota melainkan sawah, sapi, rumah kayu, sawah, sapi dan rumah kayu, begitu seterusnya sampai di Siem Reap. Bis yang membawa kami waktu itu berhenti dua kali, sekali tengah hari untuk makan siang, dan kami tidak makan karena rumah makan itu tidak ada cap halalnya, sekali lagi adalah sekitar dua jam menjelang sampai di Siem Reap.

Eng ing eng...
Kita sudah sampai di Kantor travel di Siem Reap, langsung didatangi oleh seorang bapak berusia sekitar 30an *penting ya hehe* dan menanyakan kami akan menginap dimana, sudah ada tempat tinggal belum dan lainnya. Menakjubkan, perjalanan yang dikelilingi sawah, perkampungan semi kumuh yang dilewati sebelum memasuki Siem Reap ternyata tidak sebanding dengan kefasihan penduduknya berbahasa Inggris! Salut! Bapak yang berusia 30 tahunan itu yang belakangan diketahui adalah sopir Tuk-tuk (alat transportasi motor yang membawa gerobak untuk penumpang di belakangnya, khas Cambodia) bisa berbahasa Inggris dengan cukup baik! Kami ditawari ini itu ini itu, harga segini segitu segini segitu, dan akhirnya DEAL dia akan mengantar kami ke hotel malam itu, menghantar jalan-jalan esok satu hari penuh dan menghantar kami ke Kantor Travelnya pada hari ketiga dengan tarif $20 per Tuk-tuk. Jalan.......

Kami dibawa ke daerah sekitar Night Market di Siem Reap, dapetlah dua kamer yang besarnya melampau dengan harga per-kamer adalah $15...yang terpenting dari setiap tempat menginap adalah nyaman, berAC, air hangat dan TIDAK APEK! di hotel ini kami akan tinggal dua malam. Sayangnya si pemilik hotel tidak bisa memberi satu kamar + satu ekstra bed untuk 6 orang, karena tidak tahu harus memberi harga berapa. Ok, kami ambil dua kamar yang artinya $60 untuk dua malam...masing-masing gundul mengeluarkan uang $10, sangat masuk budget! Maap, saya lupa nama hotelnya! lupa foto juga :( tapi daerah Night Market situ memang gudangnya hostel untuk backpacker dengan harga bersaing *bersaing dengan dompet kita*.

additional : Nama Hotelnya BUN SEDA ANGKOR VILLA, #169, Stoeng Thmey Village, Svay Dong. Kum Commune, Siem Reap District. Siem Reap Province. (855) 063 761 484

Istirahat di Hotel sebentar, mandi air hangat dan CABUT ke pasar malam alias Night Market yang tinggal ngesot aja dari hotel. Di depan pasar kita nemuin sekumpulan orang maenin alat musik yang belakangan diketahui bahwa meraka adalah korban ranjau darat, kesian. Silakan memberi sumbangan sesuai kemampuan! Jalan kiri kanan, belok sana sini, cari tempat makan...banyak, jangan khawatir TAPI jarang yang tidak berPork, jadi hati-hati ya buat yang tidak makan Pork. Akhirnya mata tertuju pada satu tempat makan India yang HALAL. wew! Amazing that I found HALAL in Cambodia :) Liat menu, standar di Kedai Mamak ketika di Malaysia, harga pun sama...hanya beda kurs aja...yang satu Ringgit yang lainnya Dollar :( keringet dingin hehehe...Mata langsung tertuju pada Nasi goreng, murah meriah renyah dijamin gak akan kecewa banget kalopun rasanya meleset. Nyam nyam...sesi makan selesai dan melesat ke area pasar...

Di pasar ini harga kaos rata-rata ditawarkan $2, dan bisa ditawar sampe $1.50...Kalo boleh banding-bandingan, kaos di sini kualitasnya BAGUS berbanding di Vietnam. Lalu di sini kita bisa dapet selendang sutera *katanya* dengan harga yang sama. Di pasar ini juga banyak aksesori dari bahan perak, tapi harus pinter nawar, jangan ragu untuk menawar hingga setengah harga, tisak mencerminkan tebel atau tipisnya kantong kok :D

Hari kedua di Siem Reap dimulai sangat pagi, jam 5 pagi kita sudah jalan naik tuk-tuk menuju Angkor Wat. Sampai loket tiket jam 5.30 am dan disitu sudah banyak bule *kita juga bule kan ya*. Harga masuk satu hari adalah $20, GILO! Kenapa subuh2? karena kita mau mengejar matahari :D konon sunrise di Angkor Wat indah, jadilah kami nongkrong di sana nunggu sang surya. Angkor Wat ini seperti candi Prambanan, menurut saya. Walaupun agama di sana adalah kebanyakan Budha tapi jenis candinya seperti candi agama Hindu yang cenderung tajam lancip kecil-kecil namun banyak. Satu kawasan itu ada beberapa candi, ada yang masih dalam proses pembangunan semula ada juga yang sudah berdiri gagah. Anda bisa mengunjungi The Bayon, Prom Temple dan Ta Keo. Lama juga di sini, sejak pagi sampai pukul 2an siang.

Dari situ kita menuju Kantor Sapaco Travel untuk membeli tiket menuju Phnom Penh ke esokan harinya, per gundul adalah $10, duit lagi ya bok!

Selanjutnya kita mengunjungi Floating village yang jalan menuju ke sana dari kota adalah sangat teramat jauh dan berdebu! Kita melewati perkampungan yang, maaf, kumuh di sepanjang jalan. Sampai di tempat tiket sekitar hampir 40 menitan perjalanan, dan terkejut sedikit dengan harga tiket $10 per-gundul, ck ck ck...

Naiklah ke speed boat, dipandu oleh Thina seorang pelajar yang juga kerja untuk biaya sekolah. Di sini kita bisa merasa bersyukur karena kita hidup cukup layak. bisa makan, menginjak tanah, rumah nyaman, punya dollar untuk jalan-jalan walau tidak banyak, punya tas walau minjem dan hidup dengan layak. Mereka? tinggal di atas perahu, masak, mandi dan semua hal dilakukan di sana. Ada gereja dan sekolah yang juga terapung. $1 untuk satu jam belajar, bisa anda bayangkan? tidak ada uang ya tidak belajar...terenyuh melihat desa ini...

Selesai dari Floating Village, kembali ke hotel yang saya lupa namanya itu, istirahat, Night Market lagi, makan di tempat India lagi dan tidur dengan nyenyak karena besok harus bangun pagi dan dijemput bapak Tuk-tuk pukul 6 am untuk di bawa ke kantor travel. Bis untuk ke Phnom Penh akan jalan pukul 7 am...sayonara Siem Reap!

Sapaco Siem Reap : National Road No 6 Siem Reap, (855) 6376 1434

Tapi tidak rugi datang mengunjungi Siem Reap, walau tidak bisa makan enak tapi banyak pengalaman hidup yang tidak perlu kita rasa namun bisa kita tahu :)

Catatan kecil, MAKE SURE harga dan tujuan anda ketika naik Tuk-tuk. jangan sampai anda harus membayar lebih untuk tujuan yang tidak ada dalam kesepakatan. Tuk-tuk $20 untuk sehari penuh cukup murah berbanding tawaran Tuk-tuk lain seharga $12 yang akan meminta tambahan bayaran di kemudian hari. Tuk-tuk yang saya naiki ini adalah official kerja sama dengan Sapaco Travel, jadi tidak khawatir akan ditipu atau dibawa kabur :D

Selamat jalan-jalan di Siem Reap, ketemu lagi di Phnom Penh ya :)

*Foto koleksi pribadi


You Might Also Like

0 komentar