Serabi Pulasaren, Cirebon

By 2:13:00 AM ,

Serabi Pulasaren

Serabi Dage Oncom

Serabi Oreg

Lebih dari 10 tahun ber-KTP Cirebon tidak membuat saya kenal dengan daerah saya sendiri. Seperti postingan saya sebelumnya bahwa kecenderungan kita ber-take it for granted untuk apa yang ada di sekitar kita bikin kita (baca: saya) menjadi kurang peduli dengan apa saja yang ada di sekitar. Hari ini dengan kereta kuda (baca: motor yang dikendarai midut) saya jalan keliling kota Cirebon untuk kangen-kangenan dengan beberapa tempat yang sudah lama tidak pernah saya kunjungi. Tempat pertama yang saya datangi adalah Pasar Kanoman. Saya dan teman saya mengunjungi tempat jual kain yang biasa disebut dengan Jerman -- Jejeran Kanoman-- Setelah itu kami melipir mengunjungi Keraton Kanoman dan Kasepuhan, hanya lihat-lihat bagian luar saja sambil bernostalgia *tsaaah*. Dekat dengan Keraton Kanoman kami dengan perut lapar *tanpa busung* berhenti di sebuah kios pinggir jalan untuk mencoba serabi yang konon terkenal dan enak. Tapi saya belum pernah mengenalnya dan tidak tahu bagaimana enaknya :D akhirnya mencobalah. Saya memesan serabi dage oncom dan temen saya memesan serabi oreg dengan masing-masing seharga Rp. 1500. Serabi dimakan panas-panas dengan rasa sedikit pedas menggelitik selera makan. ENAK BANGET tanpa maknyus *hallah* Tempat jualannya sangat sederhana, cenderung kumuh sebenarnya. Letaknya di pinggir jalan Pulasaren, Cirebon. Si ibu buka setiap hari dari pagi sampai malem. Kisaran harga mulai dari Rp 1000 untuk serabi asin biasa dan Rp 4500 untuk serabi dengan isi macem-macem (sosis, keju). Duduk di dipan kayu di pinggir jalan pleus sedikit debu kendaraan menambah semangat makan agar tidak semakin banyak debu yang bertebaran di serabi yang dipesan :D Nah, buat yang berkunjung ke Cirebon, jangan lupa cobain serabi ini. Rasanya tidak kalah dengan serabi yang ada di Bandung kok :D

Selamat Piknik :)

*foto koleksi pribadi*

You Might Also Like

0 komentar