Cerita Phuket: Hari 2

By 7:27:00 PM


Sarapan pagi

Alipo dan err anu anjing :p

Dengan mata segaris kami memaksa bangun dan berjalan menyusuri pinggir pantai pagi sabtu itu, Alipo ditaksir satu anjing kampung yang selalu ikut kemana dia pergi. Jalan pagi tanpa mandi diakhiri di sebuah tempat londri yang juga menyedikan paket piknik. Ketemulah kami dengan Nuchy yang tampangnya tidak lebih baik dari kami dengan garis bantal di sekujur pipi. Tawar sana sini, kami dapet paket keliling kota dengan 6 tujuan seharga 1000B untuk 3 orang jam 12 hari sabtu itu, paket keliling pulau per gundul 1000B ke 7 pulau dan 2 paket bunggy jumping untuk Alipo dan Ade dengan biaya per gundul 1600B. Kenapa saya gak bunggy jumping? Ah saya mah tukang foto, terima saja kodrat itu *tidak ingin menyebut diri takut*. Ketika tawar menawar sering terjadi miskom karena pelafalan kata-kata Bahasa Inggris Nuchy agak unik *tidak ingin menyebut aneh*.

Seperti ini:

N: this is cit..this is cit..you can see many fit there..by boat..this is not much, but this is much, this is cit..

Kami: *garuk2*

Fakta: This is cheap, this is cheap, you can see many fish there, by boat..this is very few island, but this one is so many island, this is cheap.

Alip menandatangani kontrak hidup :D

Penakluk ketinggian 50 m

Setelah selesai ijab qabul dengan Nuchy, kami kembali ke hotel dengan wajah sumringah dan kepala penuh andai-andai tentang dua hari piknik yang akan penuh dengan banyak pengalaman ini. Kembali ke hotel, sarapan, berenang dan jam 12 teng Nuchy menjemput dengan Camry silver-nya weew…Begitu masuk mobil ternyata si Nuchy bawa satu orang cewe yang langsung dia kenalkan “this is my bot” kita bertiga liat2an dan nyengir sambil manggut-manggut. Fakta: this is my boss.. ahh baiklah, mulai terbaca..

Kawasan Big Buddha dengan kabut tebal

Masih daerah Big Buddha

Phuket Viewpoint

Perjalanan hari ini ke arena Bunggy Jumping, Buddhist Temple, Chasew Factory, Big Buddha, Souvenir Shop, Phuket Pointview dari sekitar jam 12 sehingga 7 malam. Cukup menyenangkan dan melelahkan. Berfoto di setiap sudut. Naik turun mobil. Perjalanan menyusuri kota, jalan berliku naik turun, cuaca yang centil panas hujan panas hujan. Tapi menyenangkan. Saya lebih senang membidik berbanding jadi model. Jadi muka saya agak jarang diabadikan pada piknik kali ini.

Bangla Road waktu malam

Malam harinya kami berencana mengunjungi Bangla Road yang konon kata website manapun itu wajib dikunjungi. Maka bertanyalah pada Nuchy kalau jalan kaki dari Bangla Road ke hotel berapa lama. Dia bilang jauh sekitar 30 menit. Beeeuuhh saya dengan songong bilang “well..never mind, we intend to walk”. Dia udah bilang “it’s so fal” tapi kami tetep keukeuh “never mind”. Dituruninlah kami di depan pertokoan di daerah Patong Beach dan jalan kesana kemari liat-liat kios ini itu di Walking Street, makan di Rumah Makan India dan Alipo makan KEJU GELONDONGAN yang rasanya tidak lebih seperti tahu dipanggang *tetep pengen ngakak inget muka alip* padahal beberapa meter dari tempat makan itu ada McD, Burger King dan Subway *ketawa megang perut*. Alip pun pengen bunuh diri :))

Alipo dan kesalahan memilih makanan ;))

Setelah makan barulah kami menemukan Bangla Road yang ramenyaa kaya pasar baru! Di Bar banyak cewo *cewe atau cowo* striptease dan berpakaian minim dikelilingi lelaki bule botak dan jarang memiliki tampang ganteng sedang mabok. Hasyah. Menikmati keriuhan jalan Bangla itu akhirnya kami memutuskan sekalian menyusuri jalan pulang…dan…jalanan daerah kota Patong Beach itu tidak habis-habis ngik ngik. Panjang bener. Apanya yang 30 menit, hampir 3 jam malih! Jauh...memang so fal! Keluar Bangla itu sekitar jam 9 dan kami sampe hotel jam 11 malam…beuh sesek nafas! Pelajaran hari ini adalah JANGAN SONGONG ngahahahaha…tapi menyenangkan. Sepanjang jalan ketawa ngakak guling-guling sambil mengurut kaki yang mulai renta..

Pulang, mandi dan tewas dengan suksesnya. Makasih lho Alipo buat konterpen-nya ;)

Hari ketiga nanti lagi ya...

*foto koleksi pribadi*

You Might Also Like

2 komentar

  1. buahahahhahaha....
    can't stop laughing seeing "muka ngenes"nya alip and that KEJU GELONDONGAN...

    ReplyDelete
  2. ahaha ya ya keju gelondongan...
    tragedi antara idealisme memakan masakan India dan Fastfood di toko seberang *tendang2 burger*

    ReplyDelete