B-2-06

By 8:19:00 AM

Sebagian kotak berisi buku dan barang-barang yang akan diangkut

Sudut pengisi perut

Sudut hiburan

Balkon tempat menghirup udara pagi sekalian menjemur :P

Menunggu senja

Jendela kamar tempat mengintip kalau kesepian

Tidak terasa sudah empat tahun berkelana di sini, dan belum selesai. Tidak terasa juga sudah harus membereskan barang-barang yang tidak habis-habis dimasukkan ke dalam kotak-kotak yang akan dikirim melalui laut ke tanah air tercinta. Perjalanan akademik yang dimulai 2 Juli 2007 ini masih akan berjalan sampai mungkin 1.5 tahun ke depan. Tapi pengalaman berkelana di sini akan berhenti, sementara, dalam beberapa bulan ke depan karena harus kembali ke tanah air :') Satu sisi merasakan senang karena akan menemukan keluarga sesungguhnya, tapi di sisi lain ada rasa sedih meninggalkan suka duka yang pernah digambar di sini selama lebih dari 48 bulan :') Keluarga saya di sini sudah berganti-ganti, yet so happy for having them.

Pertama kali ke sini saya tinggal di Kolej Rahim Kajai yang berada di dalam kampus Universiti Kebangsaan Malaysia, Bangi selama satu semester. Semester kedua saya pindah untuk kost di daerah Sungai Tangkas dengan alamat Lot 1065 bersama beberapa teman asal Indonesia lainnya. Kamar berukuran 2.5 x 3 M itu cukup luas pada awalnya, namun setelah 1.5 tahun di sana terasa mendadak sempit :) Sayangnya saya tidak punya foto kamar sewa seharga RM 200 per bulan itu.

Naik jenjang pendidikan, saya pindah ke sebuah flat di daerah belakang kostan yang bernama Taman Tropika. Satu flat yang relatif baru, bersih dan sewa yang cukup standar RM 500 per bulan. Rumah dengan 3 kamar, 2 kamar mandi, 1 dapur dan ruang tengah yang cukup luas menjadi rumah saya selama hampir 2 tahun ini :) Diisi dengan kadang tiga orang, kadang dua orang yang berganti-ganti membuat saya mengenal banyak karakter orang :) Rumah ini dulu tidak terlalu banyak isinya, alakadarnya anak rantau ajalah. Seiring waktu, banyak teman yang pulang for good, dan saya dapet lungsuran barang banyak banget seperti kasur, rak buku, barang-barang keperluan dapur sampai bumbu masak :) kasur menumpuk di depan TV dikhayalkan sebagai sofa IKEA yang selalu jadi tempat merebahkan badan dan lari sebentar dari depan laptop :D

Anyway, inilah tempat menetap selama perjalanan akademik saya di Malaysia. Kalau melihat rumah ini, rasanya ada 1001 cerita yang bisa saya rangkai dan ceritakan pada teman-teman tawanya, tangisnya, geramnya, semuanya :) hidup itu perjalanan, kan?


You Might Also Like

4 komentar

  1. aaaiiihh ternyata sekarang udh punya tipi yah?? Lungsuran siapa? *eh
    *syuh! :D

    ReplyDelete
  2. ahahah lo paling tau tingkat ke-kere-an gw ya :)) punya hosmet, gak dilungsurin :)) sebetulnya gw lebih berharap hosmet gw bawa mesin cuci daripada tipi! *sakit pinggang*

    ReplyDelete
  3. gpp.. nyuci jongkok itu jurus ampuh untuk bikin kurus :D

    ReplyDelete