Hak Tinggi dan TransJak

By 8:25:00 PM

Ya ya...harusnya saya sadar bahwa saya berkasta flat shoes :)))

Sebetulnya saya juga tidak berteman dengan si High Heels, TAPI karena baru punya sepatu baru warna beige yang sudah saya incer sejak lama, jadilah saya memakainya beberapa hari lalu untuk mengajar :D KADANG saya pinter, tapi seringnya tidak :)) hari di saat saya mengenakan sepatu beige itu juga ketidak pintaran itu sedang kambuh. Saya ada janji untuk berkunjung ke rumah seorang teman di daerah Kebayoran Lama sana yang mana membutuhkan waktu banyak untuk jalan dan berdiri zzzz, oleh karena itu, pemilihan menggunakan hak tinggi hari itu adalah kesalahan besar di pagi hari. Dari Menteng tempat mengajar, saya melanjutkan agenda hari itu menuju Gambir dan kemudian menunggu bis TransJak di shelter dekat Gambir. Aman jaya untuk setengah jam pertama...menunggu bis tidak terlalu lama dan perjalanan menuju Harmoni lantjar. Nah, nyut-nyutan kaki dimulai ketika saya turun di Harmoni dan menunggu bis TransJak ke arah Lebak Bulus. Berdiri dengan Heels 5 cm di tengah kerumunan manusia yang mulai berisik karena mereka sudah menunggu lama banget dan keringat bercucuran. Tidak nyaman! Siapa yang salah? Heels lah :)) bisanya nyalahin benda mati *geplak* Bis TransJak koridor 8 baru datang 1 jam 15 menit kemudian, CANTIK! saya sudah lepas sepatu berapa kali, pegel nyut-nyut boss! Abege di sebelah saya aja udah pada berisik "eh betis gw nih ya rasanya udah cenut-cenut" dan saya melirik kepo, makjaaan dia pake kets aja gitu udah cenut-cenut, apa kabar betis saya? :)) me ra na. Penting banget sih posting ini, untuk menyatakan bahwa jangan berani-berani pakai hak tinggi kalau naik-turun angkutan umum di Jakarta :)) lho nyalahin kota :D 

Selamat beraktivitas! 
Doakan persiapan piknik akademik saya lancar ya!

-B

You Might Also Like

0 komentar