Hong Kong: Hari Ke empat

By 1:24:00 AM

Hari terakhir perjalanan akademik Macau-Hong Kong :) Rasanya seperti dibangunkan ketika mimpi indah, tak bergairah tapi penasaran dengan kelanjutan mimpinya :)

Pagi ini dimulai dengan kaki senut-senut, akumulasi perjalanan beberapa hari sebelumnya. Renta. Salonpas yang hampir habis tidak berbekas nyata. Senut..senut..senut.. Rasanya enggan meninggalkan kasur yang lembab itu, selimut yang tipis namun menghangatkan dan teman seranjang :)) Agak dorong-dorongan siapa yang duluan mandi :) Saya sudah sibuk sms-an dengan Andy, teman jaman SMP yang sekarang berdomisili di HK karena bekerja untuk Cathay. Senangnya. Ketika menyampaikan kepada Ade bahwa hari itu akan bertemu satu teman lagi, dia bertanya "lo punya berapa temen di sini, banyak banget". Padahal cuma dua, tapi rasanya bahagia karena ketika ke negara orang, saya masih merasa bahwa saya punya teman, punya keluarga. Andai bisa memiliki keluarga banyak...di Jepang, Korea, India, New York, Belanda, Jerman *plak plak tamparrr* mimpi keterusan :))))

Kami meninggalkan hostel pukul 9 pagi, saya menyimpan tas punggung di lantai 5. Hotel ini memberikan fasilitas penitipan luggage kurang dari 24 jam, selebihnya bayar. Fair enough. Cukup membantu, setidaknya jalan-jalan saya hari ini tidak perlu berpikir menggendol tas yang besarnya separuh badan saya. Berat bok! 

Keluar hostel menyusuri pinggiran jalan, ini akademia yang harus pulang pertama kali hari ini:


Tujuan hari ini adalah Victoria Park! hahay...Minggu Pagi di Victoria Park, tau kan judul film itu? saya belum pernah nonton, kesian. Saya set hari minggu ke tempat ini, ingin tahu sebanyak apa, seseru apa dan bagaimana para pahlawan devisa berkumpul hari itu. Konon dulu di sini banyak tenaga kerja asal The Philippines juga, tapi karena orang dari Indonesia banyak banget, jadi mereka pindah tempat mangkal minggunya hehe..

Keluar dari MTR Causeway Bay, yang saya temui langsung mbak-mbak berkerudung menawarkan pulsa, majalah, makanan kecil dengan logat Jawa :) berasa di kampung halaman hahaha dan keadaan ini tidak jauh berbeda dengan suasana terminal waktu di Brunei, so many Javanese here! Sempat tanya-tanya juga sedikit, ngapain aja mereka hari minggu di sini...ternyata mereka selalu punya one day off dan biaanya digunakan untuk cari uang tambahan dan sosialisasi. Banyak info juga dari Andy, temen saya, bahwa di hari liburnya biasa mereka dapet uang saku juga, setidaknya HKD 100. Keren gak? 

Jujur, pertama kali bertemu dengan Tenaga Kerja asal Indonesia di sini, cahaya muka dan penampilannya sangat berbeda dengan mereka yang ada di Malaysia dan Brunei :) Gaji mereka pun terpaut jauh ternyata...Gaji Tenaga Kerja kita di HK bisa sekitar HKD 3.000, yang saya dengar dari Andy dan Cathy. Belum lagi bonus dan tambahan di hari libur mereka. Waktu saya menunggu Ade di McD Fortress Hill, saya sempat ngobrol dengan Domestic Worker asal The Philippines, mereka makan di McD itu bukan sekali-sekali...tapi bisa beberapa kali setiap minggunya. Biasanya pagi mereka mengantar anak sekolah, kemudian sembari menunggu anak-anak pulang, kalau tidak ada tugas lain, mereka akan bertemu dengan sesama pekerja untuk brunch atau lunch, salah satunya ya di McD ini. Bayangkan, di Indonesia..kapan tau Domestic Worker bisa makan di McD? :) 




Mereka yang 'mejeng' di Victoria Park berpakaian modis cantik, gagah. Fur Coat lengkap dengan boots yang matching :) ada yang agak salah sambung dalam berpakaian, tapi banyak juga yang keren :) Banyak pasangan sesama jenis di sini, menurut Ade mereka yang berperan sebagai sang lelaki disebut Butchy. Saya baru tau saat itu :) Banyak yang berduaan layaknya orang pacaran. Si Butchy memiliki potongan rambut cepak/pendek biasanya...baju agak gombrong bak laki-laki...sementara pasangannya penampilannya seperti perempuan pada umumnya. Beberapa kali melihat mereka berciuman di depan mata saya. Agak aneh :) Di Malaysia saya sering lihat pasangan seperti ini, tapi tidak ada kontak fisik yang berarti. But then, here they are :) Beruntung saya bisa melihat kondisi masyarakat imigran seperti ini, pengetahuan baru di depan mata, tidak hanya sekedar baca.


Akhirnya bertemu Andy di sini, cipika cipiki dan kita membeli sarapan. Apa sarapannya? Tahu isi, bakwan dan nasi kuning! ya, sarapan layaknya di Indonesia. Mereka yang jual juga orang Indonesia :) Terima kasih Andy traktiran sarapannya :) Mbak-mbak TKI kita juga ada yang jualan rempeyek dan soto di sana hihihi



Sudah punya jajanan, kita jalan menuju Times Square dan makan dan ngobrol :)




Andy dan bakwan
Tidak lama ngobrol, kami mengantar Ade ke Central karena Ade harus pulang lebih dulu. Berpisah di Central dan saya melanjutkan jalan-jalan hari itu bersama Andy ke TST LAGI! haha...Saya masih penasaran sama The Avenue of Stars dan Heritage 1881 yang belum kelar dikunjungi. 





Pada kunjungan ke Avenue of Stars sebelumnya saya tidak menemukan beberapa spot, terutama patung Jet Lee, dan hari terakhir ini saya menemukannya! Horaaaay! Berfoto-foto-foto-foto dan memutuskan untuk ngopi-ngopi. Andy baru landing semalam dari Canada, jadi masih jetlag hehe kesian, but a bunch of thanks! Saya dengan green tea latte andalan dan Andy dengan entah apa soy bean with coffee or something menghabiskan waktu sejaman lebih untuk bercerita, bertukar kabar. You know what, entah kapan saya terakhir bertemu Andy. Kami satu SMP, kelas 1 dan 3 bersama dan setelah itu only God knows when did we meet :)) But again, Andy sangat baik dan ramah, tidak berubah...kami bercerita mulai dari hal basi "inget gak sama ini..." "eh si itu kan anu" sampai update kehidupan masing-masing dan bercerita tentang masa depan :)) berat! sungguh berat! :)


Terima kasih traktiran green tea latte dan cake-nya Andy :)
Pemandangan di seberang Starbucks
Setelah bosan, kami jalan-jalan...saya menemukan sign ini:

HK itu rapi sekali, teratur...semua diurusin sampai-sampai ketika akan menyeberang jalan pun diberi tanda harus lihat ke kanan atau ke kiri...great! Ketika ke Ngong Ping, di jalanan menanjak ada space untuk bis minggir dan memberi jalan kepada mobil-mobil kecil di belakangnya, dan setiap kali menemukan space itu, bis pasti akan minggir dulu walaupun di belakang ternyata tidak ada mobil :) good, right?



Kawasan perbelanjaan di TST
di depan Heritage 1881
Heritage 1881 merupakan HQ-nya HK Marine Police. Tempatnya kaya bangunan tua dan di depannya ada entah namanya apa tapi banyak bunga-bunga. Hari itu ada beberapa pasangan calon pengantin sedang sesi pengambilan foto :) Saya tidak lama di sini karena harus kembali ke Fortress Hill dan mengambil tas kemudian ke Ferry Terminal untuk naik lagi TurboJet. Sempat makan dulu di Yoshinoya, ternyata si Andy kelaparan :)) Saya terlalu asik ngobrol hari ini, beberapa kali melakukan kebodohan mengenai tempat berhenti MTR dan salah turun stasiun yang mengakibatkan saya harus jalan agak jauh untuk mencapai Ferry Terminal :)) harusnya turun di Sheung Wan, eh malah saya berhenti di Central, jalannya jauh maliiiih :)))))))) Kebayang aja Andy lagi jetlag malah diajak nyasar hihihi Oia, dari Andy pula saya tersadar kebodohan mengapa tidak membeli octopus card karena menggunakan kartu itu, fare tiket malah lebih murah beberapa puluh sen! ah, Beby!! Artinya saya harus ke sana lagi MUNGKIN :))) you wish, Beb ;)


Andy anter saya sampai akan masuk ke boarding gate Ferry Terminal, tiket hari itu mahal! HKD 185 hiks...tapi ya sudahlah, saya pun memang sudah menyisihkan HKD 200 untuk TurboJet pada hari minggu *garuk aspal*. Pengeluaran hari ini berapa? Saya jujur agak lupa, tapi yang jelas sisa uang di dompet saya masih agak banyak :)) Makasih LAGI Andy atas traktiran-traktiran, bayarin makan, minum, tiket kereta dan cerita yang tak ternilai harganya itu :) TERIMA KASIH! Kita janji ketemu lagi di New York kan ya ya ya ya? hihihihihi

Saya naik TurboJet yang jam 6 sore ke Macau...sampai di Macau naik bis AP1 menuju bandara dengan membayar MOP 4.50, sampai sekitar 7.30-an dan check in dan DELAYED! hahahaha...sisa uang HKD 100 saya belikan oleh-oleh untuk orang tua saya dan teman yang menjemput...pesawat yang lambat diberangkatkan itu membuat saya kelaperan hiks...

Tempat sampah di Macau International Airport
Suasana Macau Airport
Sampai LCCT lewat jam 12 dan dijemput oleh Dyas, Desi dan Alief. Terima kasih kengkawan! :) 
Sekiyan cerita jalan-jalan dan lain-lainnya :)

Ayo, ke HK MFM lagi!
Selamat piknik ya ;)

You Might Also Like

0 komentar