Mimpi Honeypicnic

By 7:24:00 PM

Semakin hari semakin banyak pasangan (baru nikah) yang memutuskan untuk menjadi nomad-backpacker. Meninggalkan kehidupan nyamannya, meninggalkan pekerjaan dan kampung halaman untuk kemudian jalan sesuai kaki melangkah. Hidup seadanya dan bekerja jika memungkinkan, selama perjalanan. Itu hal paling romantis yang pernah saya tahu setelah saya meninggalkan konsep bunga mawar, coklat dan gandengan tangan sebagai hal romantis ketika punya pasangan.

@DuaRansel merupakan sepasangan suami istri yang saya suka gaya jalan-jalannya. Mereka humble. Jalan-jalan menjadi passion yang membuat mereka sangat bersahaja. Saya tidak kenal secara personal. Namun cara mereka berbagi itu 'ikhlas'. Setidaknya sepenglihatan saya :) Dengan hidup tidak mewah, menikmati apa yang mereka punya dan apa yang mereka nikmati dari alam, dari Tuhan. Sungguh menyenangkan. Tiga tahun dan masih akan banyak tahun lagi mereka lewati, semangat! Banyak pasangan-pasangan lainnya yang melakukan hal sama, tapi sejauh ini, pasangan Dina dan Ryan ini membuat saya terkagum-kagum :)

Saya sendiri tidak se-ekstrim itu :) Sedari kecil hidup saya terlalu teratur untuk perjalanan (sangat) panjang tanpa rencana. Sampai saya menemukan dua teman @si_wiws dan @iNdocin yang traveling ke beberapa slum area di wilayah Asia Tenggara dengan sebelumnya memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan mereka. @si_wiws yang bekerja di Malaysia dan @iNdocin di NGO di Jakarta, kalau saya tidak salah, setelah menikah meninggalkan kehidupan nyaman itu dan berpetualang dengan sisa rupiah di tabungan. Blog mereka memperlihatkan bagaimana romantisme mereka didedikasikan kepada alam dan masyarakat.  Mengajar anak-anak di Filipina, Sungguh kagum :') Kembali ke Indonesia, mereka bekerja sama membuat suatu pameran dan mengusung nama Insulinde mereka membuat pameran tahun 2010 lalu di Jogjakarta. Saya mengikuti detik-detik persiapan dari blog, dari twitter dan dari obrolan pendek melalui pesan YahooMessenger. Saya di Malaysia sana mendengarkan mereka diinterview di salah satu radio di Jogjakarta. Senang, terharu dan terbakar keinginan membuat perjalanan yang sebegitu bermaknanya suatu hari nanti :)

Saya belum punya kesempatan untuk berkeliling Indonesia, sampai ketika saya membaca dan berbicara banyak dengan dua teman saya itu, saya meletakkan mimpi untuk berkeliling Indonesia di masa bulan madu kelak :') Mimpi? ya, semua berawal dari mimpi, bukan begitu? Perjalanan saya yang tertulis di blog ini pun berawal dari mimpi mengunjungi tempat-tempat itu :) Sekolah saya, hidup saya, pertemanan, pengalaman semua berawal dari mimpi saya :)

Sederhana mimpi perjalanan saya, konsep bulan madu yang penuh putih, cinta dan kemewahan ingin saya olah sedikit dengan romantisme cinta, kasih sayang dan rasa peduli sesama. Berjalan dari ujung Sabang hingga entah kemana. Indonesia, tempat di mana saya merasa bertanggung jawab untuk berbagi apa yang saya punya. Ilmu. Pengetahuan. Cinta. Kasih sayang. Selalu ingin bisa jalan ke beberapa tempat dan ikut berbagi pengetahuan dengan penduduk setempat. Ikut menghirup udara yang sama. Ikut menebarkan senyum. Ikut berbagi cerita. Dalam waktu bersamaan saya menyerap banyak kisah dari tempat-tempat itu. Ah, indah bukan?

 Andai mimpi ini nyata, suatu saat nanti.

Ayo, yang mau menemani berbulan madu? ;)


You Might Also Like

2 komentar

  1. Semoga mimpinya jadi kenyataan! Selamat berbahagia!

    ReplyDelete
  2. bhahahhahaa...KODE!!

    eh wait, bukan kode inimah ya. wong kalimat terakhirnya jelas gitu kok. Hahahahha

    *kabur sebelum dikeplak*

    ReplyDelete