Semester Tujuh

By 7:11:00 AM

Ini mengenai perjalanan akademik saya, literally academic, yang belum menemukan ujung. Eh, mungkin saya yang belum mencari ujungnya dengan sepenuh hati. Hari ini pendaftaran memasuki semester ketujuh. Ya, I have been through seven semesters for this study, yang mana banyak juga waktu saya buang untuk mengeluh, menangis dan bengong. Ingat pertama kali memasuki semester satu di bulan Agustus 2009 lalu, dosen pembimbing memberi patokan bahwa saya harus selesai dalam enam semester. Saya dengan yakin mengangguk. Seiring waktu berjalan, anggukan itu semakin enggan untuk mengembalikan kepala saya ke posisi semula. Ya, saya lebih banyak tertunduk. Tertunduk untuk banyak hal. Sangat banyak. Mind-blocking terjadi beberapa kali, dan saya merasa sangat bodoh. Kalau ada kata di atas kata bodoh satu oktaf, ya itu dia, saya pernah merasakannya. Enam semester sebelum ini banyak hal yang saya lewati dan itu memengaruhi kemajuan studi saya. Sama seperti hidup. Sama seperti perjalanan. Ada proses yang dilewati dan itu tidak semuanya mudah atau menyenangkan. Banyak hal yang saling berhubungan atau pun tidak, namun saling memberikan efek. It is just the same, about the journey we are talking about. Dan hari ini, ketika pendaftaran semester baru ini, saya sudah menancapkan satu target bahwa sebelum semester delapan bermula, satu draft akan sudah siap. Semoga. Selamat berjalan semester tujuh. Fingers crossed.

You Might Also Like

0 komentar