pesing di pojokan

By 7:26:00 PM

"sini cepetan, jangan lupa bawa barangnya, nanti ketinggalan" kata seorang Ibu pada anaknya.
Anaknya sibuk teriak-teriak entah berbicara apa kepada saudaranya.
"tuh cepetan, hey (memanggil nama anaknya) kamu mau pipis juga gak? nanti di kereta susah lho" teriak Ibu tadi, kepada anak lainnya.
Anaknya menggeleng. Kemudian Ibu itu berkata "ya sudah, ditahan ya nanti di kereta."

Saya tidak terlalu memerhatikan anak kecil yang sudah lebih dulu lari ke sebelah kanan saya, karena perhatian saya terpusat pada anak yang lainnya ketika ditanya "mau pipis juga gak?" sambil berpikir, memangnya ada toilet di sebelah sana (merujuk pada area sebelah kanan saya). Kemudian menolehlah saya ke sebelah kanan, dan mendapati Ibu tersebut memberi instruksi kepada anaknya yang ingin buang air kecil itu "sana di pojok sana cepetan. kamu bener gak mau pipis?" tanya Ibu lagi kepada anak yang lainnya. Anak itu pun tetap menggeleng. Saya juga menggeleng.

Bagaimana seorang Ibu mengedukasi anaknya dengan membolehkan buang air kecil di sembarang tempat. Di stasiun kereta. Ya, di satu pojokan stasiun kereta. Bukan hanya saya saja yang menggelengkan kepala, ternyata beberapa orang laki-laki yang duduk dekat pojokan itu pun melakukan hal yang sama. Padahal kalau mau, di bawah gedung ada toilet yang bisa digunakan, kalau saja mau. Toh kereta yang akan dinaiki pun masih lama datangnya. Andai beliau mau. 

Saya, dan kita semua, berhutang edukasi tentang hidup bersih kepada anak-anak kita kelak. Berhutang banyak. 

You Might Also Like

2 komentar

  1. Harus nya dari kecil didik untuk disiplin, teratur

    ReplyDelete
  2. ya, maka dari itu, kita punya tugas besar untuk mendidik generasi selanjutnya :)

    ReplyDelete