Taman Pintar, Jogjakarta

By 2:56:00 PM





Pengakuan dosa bahwa saya jarang mengunjungi museum-museum di Indonesia. Bukan tidak mau, kebetulan kesempatannya belum (pernah saya bikin) ada. 2007 berhijrah ke negara tetangga merupakan awal saya suka jalan-jalan. Dari dulu sebetulnya keinginan itu ada, tapi karena waktu dan biaya, belum pernah terlaksana. Begitu pula dengan kunjungan ke museum dan tempat bersejarah lainnya.

Jalan-jalan ke banyak tempat, selalu saya selipkan mengunjungi museum, monumen atau apalah tempat yang mengandung unsur sejarah. Saya penasaran dengan sejarah, tapi saya malas baca. Itu kombinasi yang tidak akur. Tapi dengan mengunjungi museum, saya bisa belajar banyak. Walau pun nantinya tetep lupa :))


Akhir tahun lalu saya ke Jogja, dan berkesempatan mengunjungi Taman Pintar yang letaknya di belakang Benteng Vredeburg. Kalau sedang jalan-jalan di Malioboro, mampir deh ke Benteng itu dan jalan terus ke arah belakang benteng, kemudian teman-teman akan menemui Taman Pintar. 

Apa yang bisa dilihat di Taman Pintar? BANYAK! Saya mengunjungi empat tempat:  Gedung memorabilia, Gedung Ouval dan Planetarium. Sebetulnya ada juga Gedung Kotak, Gedung PAUD Barat dan Gedung PAUD Timur. PAUD itu adalah kependekatan dari Pendidikan Anak Usia Dini, di gedung itu ada kegiatan bagi anak-anak usia dini yang sifatnya akademik. Pada dasarnya isi bangunan-bangunan ini adalah ilmu pengetahuan yang kadang kita lupa detailnya. Atau mungkin memang tidak pernah tahu. 

Gedung Memorabilia itu berisi tentang sejarah kemerdekaan Republik Indonesia. Ada naskah-naskah sejarah, foto-foto pahlawan, terutama pahlawan Proklamasi dan ada hal yang terlupa. Semua ditata sedemikian rupa sehingga kita bisa menikmatinya, dari waktu ke waktu. Tidak lengkap memang, tapi cukuplah untuk memanggil kembali memori jaman SMA tentang sejarah perjuangan bangsa. 

Dari Gedung Memorabilia saya melipir ke Planetarium. Sejak lama saya ingin tahu apa isinya. Seorang teman pernah berjanji mengajak saya ke sana, hingga dia terbang ke Boston pun saya tidak pernah merasakan duduk manis di dalam Planetarium. Tapi hari itu, yang panas itu, saya dan entah tiga atau empat orang lainnya ada di ruangan gelap itu. Duduk agak sedikit mendongak ke atas melihat langit-langit. Tiba-tiba matahari terbit. Kemudian terlihat matahari yang konon akan hadir esok hari. Kemudian ayam berkokok. Masih musim ya konstruksi pagi dan kokokan ayam :) Kemudian siang, panas. Berangsur senja. Kusuka. Kemudian malam. Kemudian diperlihatkan bintang esok malam, kalau langit tidak tertutup awan. Kemudian tiba-tiba banyak rasi bintang berkeliaran. Banyak hal yang saya tidak tahu tentang langit itu. Langit tidak selalu biru. Langit malam tidak selalu pekat hitam. Menarik. Lebih menarik lagi bahwa saya sempet ketiduran :)) lima menit doang, beneran, cuma lima menit :D

Keluar dari Planetarium saya menuju Gedung Ouval. Saya tidak berharap banyak, beberapa kali kecewa dengan objek kunjungan di beberapa tempat di Indonesia. Tapi ketika masuk, asumsi saya salah. Tiga ratus enam puluh derajat kesalahannya. Apa yang ingin kamu tahu? tentang zaman purba? penemu telepon atau gravitasi? tentang bagaimana terjadinya gempa? tentang candi? atau cara membatik? semua ada! Interaktif pula. Tentang gelombang radio, tentang energi statis, tentang apalah hal-hal scientific dan atau berhubungan dengan kehidupan sosial.

Waktu dua jam tidak cukup! Gedung Ouval ini dibuat seperti labyrinth di mana di setiap bagiannya sarat dengan pengetahuan. Kalau waktu itu tidak kelaperan, saya pasti di sana sampe sore deh --' Tiket masuknya juga murah, hanya IDR 15.000 untuk Dewasa dan IDR 8.000 untuk anak-anak mengunjungi Gedung Memorabilia, Gedung Ouval dan Gedung Kotak. Sementara untuk masuk Planetarium another IDR 15.000. Untuk masuk ke PAUD Barat atau Timur IDR 2.000 saja. Bagi saya harga segitu cukup murah jika dibandingkan dengan ilmu yang kita dapat di dalam. 

Anak-anak pasti suka deh ke situ. Mereka tidak hanya bisa melihat, tapi mencoba beberapa alat peraga. Bahkan bisa tahu tentang teknologi nuklir yang selama ini ditakuti itu. Fun!

Ayo, kalau ke Jogja, sempetin ke Taman Pintar ya! :)

You Might Also Like

0 komentar