VDR untuk pelajar di Malaysia

By 11:39:00 AM ,

 VDR untuk pelajar di Malaysia

Akhirnya saya mengurus pembuatan Visa Pelajar (lagi). Karena sudah 2 tahun tidak ber-visa, saya harus mengurus visa seperti mahasiswa yang baru diterima di kampus ini. Sejak Januari 2014, ada aturan baru bagi mahasiswa yang diterima di perguruan tinggi di Malaysia; mereka harus membuat VDR atau Visa Dengan Rujukan atau Visa With Reference sebelum memasuki negara Malaysia. Oia, setahun ke depan saya akan tinggal di sini lagi :) 

Saya sekolah di Universiti Kebangsaan Malaysia, segala urusan visa diurus di ISC. Nah, karena saya sudah berada di sini, maka pengurusan VDR ini dilakukan dengan menyerahkan 6 copy passport seluruh halaman, 6 copy offer letter dan 8 foto ukuran passport dengan latar biru. Sementara teman-teman yang baru diterima dan dikirim offer letter dari UKM, harus mengirim scan Passport seluruh halaman, offer letter dan foto dengan latar biru ke vdrukm@gmail.com. Bisa dilihat di sini cara mengurus VDR. Proses pengurusannya, menurut orang ISC, adalah maksimal 30 hari. 

Jadi, setelah tadi saya menyerahkan semua berkas, secepatnya saya harus pulang ke Indonesia. Setelah sampai di Indonesia, stempel keluar dari Imigrasi Malaysia yang ada di halaman passport itu harus saya scan dan kirim melalui e-mail. Setelah itu barulah pembuatan VDR diproses. Selama proses, ya saya tinggal dulu di Indonesia. Nanti VDR akan dikirim melalui e-mail, lalu dicetak dan minta pengesahan dari Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Untuk temen-temen di daerah lain, bisa mengunjungi kantor konsulat terdekat di kotamu. Setelah itu barulah kembali ke Malaysia.

Setelah kembali ke Malaysia, sesegera mungkin dalam waktu dua minggu harus mengurus visa pelajar ke ISC. Biasanya pengurusan visa pelajar ini memakan waktu 60-90 hari. Biasanya sih ya, untuk visa baru bisa maksimal banget waktu jadinya :D jadi selama itu ya tidak bisa kemana-mana :D 

Jadi demikian. 

You Might Also Like

10 komentar

  1. Hi,,, bisa tolong share, sy juga akan kuliah d ukm malaysia, akan ttp proses vdr yg sangat memakan waktu menunda keberangkatan sy, yg ingin sy tanyakan apaKh jika sy terlambat utk perkuliahan dikarenakan vdr akan memberi konsekuensi utk nilai di matakuliah sy?ato gimna? Boleh gak ya sambil nunggu vdr sy ke malaysia aj utk bs menghadiri kls,,,

    ReplyDelete
  2. Hi Icha...
    Selama VDR belum diterbitkan, kamu tidak bisa masuk Malaysia, atau nanti VDR akan ditolak. Biasanya setiap kelas ada "jatah" bolos 4-5 kali, bergantung kebijakan dosennya. Kalau memang nanti terlambat, kamu bisa sertakan copy VDR untuk argumen ke dosen atas ketidakhadiranmu. Atau, coba kamu kirim e-mail ke ketua jurusan untuk mengabari keterlambatan mengikuti perkuliahan karena urusan dokumen.

    ReplyDelete
  3. Assalamualaikum kak mau tanya, kalo kasusnya sama kaya kak icha yg diatas itu, proses vdr saya belom siap juga sampai sekarang sedangkan perkuliahan mulai tgl 5 sept nanti. apa kira-kira saya bisa mengikuti kuliah semester ini atau mesti tunda 1 semester? oya saya juga belom bayar uang kuliahnya, apa saya tunggu vdr siap baru membayar biaya kuliah atau gmn? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Sebetulnya, sebelum VDR issued, kita tidak boleh masuk Malaysia dulu. Tapi ini pengalaman teman saya tahun lalu, VDR-nya sedang diproses sudah sekitar 2,5 minggu, kemudian dia masuk Malaysia untuk mendaftar, sempat juga lapor ke ISC (tempat pembuatan visa pelajar di kampus). Seingat saya, teman ini disarankan untuk segera keluar dari Malaysia dan scan halaman terakhir di passport yang diberi stamp keluar dari Malaysia oleh imigrasi bandara, hasil scan itu dikirim ke pihak ISC yang mengurus VDR. VDR-nya selesai tepat waktu, sekitar 30 hari, dan dia bisa ikut perkuliahan seperti biasa. Tapi ada baiknya kamu coba kirim e-mail dulu ke ISC (atau bagian pengurusan visa pelajar di kampusmu itu) untuk menanyakan hal ini.

      Delete
  4. Klo bikin visa pelajar ke malaysia tingkat unruk anak sklh tngkat dasar /sd gmn caranya...?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya visa pelajar diurus oleh pihak Universitas. Tapi pengalaman teman saya, anaknya yang masih TK jadi dependent visa orangtua yang bekerja di Malaysia, jd tidak pakai visa pelajar. Bisa coba tanyakan ke sekolah atau bagian imigrasi aja supaya lebih jelas, ya. Tks.

      Delete
  5. salam mba, mau tanya mengenai visa pelajar, krn keponakan saya rencana mau kursus bahasa di malaysia. apakah perlu mengurus visa untuk kursus saja? dokumen apa saja yang diperlukan dan berapa lama waktu pengurusannya, terimakasih sebelumnya ya mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya kurang tau untuk kursus bahasa, mungkin bisa coba tanyakan ke tempat kursusnya. Setahu saya, seperti British Council biasanya bisa menguruskan visa untuk kursus yang memakan waktu lama. Dulu teman saya sekitar 6 bulan kursus di sana, kalau tidak salah.

      Delete
  6. Hai kak, saya mau tanya. Saya mahasiswa dual degree di padang dan awal september 2017 akan kuliah di uum namun masih bingung dengan pengurusan visa dan vdr. Apakah saya perlu ke jakarta untuk pengurusannya ? Terimakasih :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi, maaf baru liat komentar ini. Pertama, kamu harus komunikasikan ini dengan kampus, karena VDR akan diuruskan oleh pihak kampus. Nanti VDR itu akan dikirim melalui e-mail atau pos, bergantung kampus. Ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan VDR ini, nanti pihak kampus akan memberi tahu. Setelah menerima VDR, kamu harus ke Kedutaan atau Konsulat Jenderal Malaysia terdekat, Padang mungkin bisa ke Jakarta, ya? Di sana nanti kamu harus mengisi formulir untuk mengajukan single entry visa; siapkan persyaratan yang dibutuhkan seperti bawa foto ukuran passport, offer letter dari kampus, surat VDR dan ijazah kalau tidak salah. Ada biaya juga untuk mengurus single entry visa ini, sekitar IDR 800.000+ saya lupa pastinya. Semoga membantu, ya. Good luck!

      Delete