"Indon"

By 10:46:00 AM

Beberapa waktu lalu, ada selebtwit yang nulis bahwa sebutan "Indon" itu berkonotasi dengan kebodohan. Sedih bacanya. Followers-nya ratusan ribu, mungkin tidak semua baca, tapi pasti banyak yang baca. Kebayang, kan, figur yang dipanuti, disukai dan didengar omongannya kemudian nulis sesuatu yang bentuknya stereotipe. Bukan tidak mungkin banyak followers yang mengangguk :) Sebagus dan sejelek apa pun negara mana pun, mungkin bisa kali kita belajar objektif dan tidak termakan stereotipe.

Saya sedang mengolah data penelitian. Informan dalam interview saya kali ini adalah beberapa orang lokal Malaysia yang pernah mempekerjakan TKI. Kemudian berhenti di bagian ini:

“...Selama dua puluh taun (Mengenal dan menggunakan sebutan Indon)...Waktu itu belajar dekat Indon...Kalau belajar dekat sana kan, sana kan cukup pakai singkatan-singkatan kan.”  
Informan ini pernah sekolah di USU selama 4-5 tahunanlah untuk mendapatkan gelar sarjana. Kutipan obrolan kami itu berkonteks tentang penyebutan Indon bagi orang Indonesia. Selama ini, banyak yang marah kalau disebut Indon, tanpa mau meneliti lebih jauh mengenai sebutan itu. Nah, dari obrolan ini, saya ingin mengajak teman-teman mengingat-ingat, sebanyak apa kata yang kita singkat dan kemudian jadi kata, frasa atau jargon yang berterima di masyarakat. Sebutan Indon juga salah satunya gitu.

Jadi, jangan tersinggung lagi ya :)

Hal bijak yang bisa dilakukan adalah, membetulkan bagaimana penyebutan nama negara kita; Indonesia. Tidak susah, bukan? Saya selalu melakukannya :)

You Might Also Like

0 komentar