Move On, Kak

By 5:52:00 PM

Mengenal budaya lain itu sama seperti move on dari patah hati, menurut saya.

Inget postingan tentang Gagal Move on beberapa waktu lalu di blog ini? Perkara waktu saja kamu tidak mau move on, bagaimana mungkin bisa bertahan di negara orang dengan cara ini? Mungkin kamu tidak perlu paham, tapi apakah tidak capek berharap menemukan makanan yang sama seperti di tempat asalmu? Apakah ketika ada orang yang tidak cocok bergaul denganmu lalu kamu menjeneralisir mereka berdasarkan negara atau sukunya? “Oh, orang anu sih emang pelit” atau “ah, gak mau satu tim sama dia, dia kan orang itu, biasanya males”. Kamu pernah gak sih lihat ke belakang, betapa banyak orang menyebalkan, pemalas, jorok dan lain sebagainya (sebutkan sendiri keluhanmu tetang orang lokal) di negaramu? Kamu mau gak jadi salah satu yang disebut “ah dasar orang Indonesia anu”. Mau? Padahal orang itu gak pernah mengalami kekecewaan terhadapmu sebelumnya. 

Nah! Mungkin mulai sekarang kamu bisa belajar untuk lebih terbuka. Jangaaaan...jangan buka baju, Kak –‘ Gini, gini. Maksudnya belajar untuk tidak lagi membandingkan budaya lokal negara tertentu dengan budayamu, atau makanannya, atau bahasanya. Jangan juga termakan stereotipe media. Orang suku anu pasti gitu. Orang etnik anu kayak gimana gitu. Kamu toh tidak mau juga dijejerin sama orang Asia lainnya yang tidak suka antri, kan?


Ketika masuk ke suatu area baru, cobalah lebih peka mengamati setiap detil budaya, norma dan aturan-aturan yang berlaku di situ. Jangan terus menolak dengan “ditempat aku sih...” “di rumah gw mah...” dan lain sebagainya. Come on, be global. Jangan nanggung. Sayang. Capek hati doang banding-bandingin, wong jelas-jelas beda. Kasihan sama pola pikirmu, jangan disempitin..Sayang lho, Kak.

Belajar terbukalah, teman. Serius. Kamu memasuki dunia yang tidak berdinding dan tidak berpintu lho sekarang. Masih mau cupet juga? Tinggal di gua aja kalau tidak bisa menerima perbedaan. Serius lho ini :)


Saya tidak bosan untuk mengingatkan teman-teman, dan diri saya, perkara move on ini. Kepentingannya ya buat kita juga. Kita akan lebih banyak belajar dari culture shock yang diterima, dari bertemu orang asing, dari budaya yang asing dan segala yang asing tanpa harus merasa terasing :) 

You Might Also Like

0 komentar