.

By 1:02:00 PM

Ada kalanya makanan menjadi sangat dipuja. Bukan hanya karena kamu lapar. Tapi nilai lain dari makanan itu membuat kamu memujanya. Kamu pandangi. Kamu hirup aromanya. Kamu foto dan dipamerkan ke seluruh dunia. Sampai makanan itu dicerna. Kemudian dibuang. Makanan itu tidak pernah wujud lagi. Tidak pun jadi sejarah. Dilupakan. Tidak penting lagi. Karena kamu sudah memotongnya, mengoyaknya, mencacah-cacah hingga tak berupa. Begitu saja. 

You Might Also Like

0 komentar