Good things are contagious

By 10:46:00 AM

foto dari http://goodiscontagious.com/about/
Ngeh gak sih, kebiasaan baik kita tidak akan jauh-jauh dari kebiasaan-kebiasaan baik yang ada di sekitar. Apa yang biasa dilakukan orang tua dan keluarga dan teman, dengan tidak sadar kita ikuti dan kemudian menjadi kebiasaan dan perilaku sehari-hari. Postingan ini terkait dengan perbaikan kualitas kesehatan yang saya jalani. 

Seperti saya cerita dulu, awal menjalani Food Combining dan merasakan manfaatnya hanya dalam hitungan hari bikin saya heboh sendiri. Ngenalin pola makan ini ke setiap satu housemate yang saya punya. Tapi kemudian saya lupa, pola makan itu kan berlangsung dari kecil, apa yang mereka percaya tentang kesehatan dan bagaimana menjaganya ya sudah berlangsung dari kecil juga; diajari lingkungan mereka. Nah, "kepercayaan" tentang pola hidup ala Food Combining ini ya gak bisa segitunya saya "suntikkan" ke benak mereka. Banyak kontranya. Sejak mulai banyak sanggahan dengan logika-logika yang gak jelas, atau ngeliat muka housemate mulai males dengerin saya, akhirnya saya berhenti menularkan secara verbal. 

Saya dengan pemahaman saya mengenai kerja tubuh dan bagaimana Food Combining merupakan pola makan yang paling masuk akal untuk saya meningkatkan kualitas kesehatan berjalan rutin sehari-hari. Setelah beberapa bulan, mulailah satu housemate mengikuti. Tidak utuh. Dimulai meminum air hangat dengan perasan jeruk nipis di pagi hari. Kemudian menambah kebiasaan dengan sarapan buah. Kalau tidak ada buah, dia akan makan nasi tapi tidak lagi dengan protein hewani. Kemudian dia mulai sering bertanya tentang Food Combining, kenapa begini dan kenapa begitu. Tidak sampai di situ, dia juga mau baca buku yang saya kasih, artikel yang saya kirim ke inbox e-mailnya atau bahkan mencari sendiri informasi yang dibutuhkannya. 

Mungkin semua bermula awal tahun ini, ya. Saya lupa. Tapi sampai sekarang, satu housemate ini adalah orang yang "tertular" dari kehidupan saya yang baru dengan pola makan Food Combining. Bahkan dia mulai "meracuni" kakak dan ibunya. Kakaknya "tertular" juga, alhamdulillah. Kebetulan si kakak punya penyakit serius. Kemarin si housemate ini mengeluh agak demam, saya hanya tanya apa makanan dia beberapa hari ke belakang, dan dia mengaku makannya agak kacau. Tadi pagi, dia ngeluh badannya agak demam, tapi dia tetap harus ke kampus. Tadi pergi ke kampus agak mepet dengan waktunya bis bergerak, tapi dia bak bik buk menyempatkan diri untuk memotong buah sewadah besar dan menyiapkan sayuran mentah untuk dibawa ke kampus. Dia bilang "kalau badan enak sih mau juga jajan aja biar gak ribet, tapi badan lagi gini, aku butuh asupan mentahan". Saya seneng banget dengernya ^^ Dia sudah tau bahwa pola makannya yang kemarin salah, sehingga sekarang harus memperbaiki pola makan itu untuk kembali sehat.

Semoga orang-orang lain di sekitar saya juga tertular pola hidup baik ini ya :) 
Sehat semua ya. Amin. 

You Might Also Like

0 komentar