Hari Ibu

By 8:13:00 AM

Sejak kemarin sudah banyak yang mengunggah foto mereka bersama Ibu. Ada juga tulisan-tulisan berisi ucapan terima kasih dan ungkapan rasa sayang kepada Ibu masing-masing. Tapi ada yang mengganjal setiap tanggal 22 Desember sejak beberapa tahun lalu. Ketika saya mulai terbuka mata betapa Hari Ibu memiliki makna yang lebih dari sekedar penghormatan kepada seorang Ibu (perempuan yang memiliki anak) dan perannya pada ranah domestik.

 http://4.bp.blogspot.com/-xx2s9L3OJ5U/Uyg8pixH0BI/AAAAAAAAAHE/i-XBCDZBfug/s1600/http2.bp.blogspot.com_CxnuSw_7ZOQTMhP4mkHlaIAAAAAAAAA4ErWiBj204gaUibu5.jpg.jpg

Berikut ini tulisan Aquarini Priyatna yang saya kutip dari akun Facebook milik beliau:

"Tanggal 22 Desember 1928, delapan puluh tujuh tahun lalu, perempuan Indonesia berkongres untuk pertama kali. Mereka membicarakan berbagai isu yang dekat dengan dirinya dan menjadi bagian penting dari eksistensinya sebagai rakyat Indonesia. Peserta kongres beragam: perempuan yang lajang dan yang sudah menikah, yang seorang ibu dan yang bukan. Untuk penghormatan kepada perempuan, dalam budaya Indonesia kita memanggil Ibu kepada perempuan, siapapun mereka. 
Kongres inilah yang kemudian dirayakan sebagai Hari Ibu. Kata "Ibu" dalam konteks "Hari Ibu" mengacu kepada berbagai perempuan yang kita hormati atas sumbangannya terhadap hidup kita, juga kepada bangsa dan negara. Orde Baru mengecilkan "Hari Ibu" menjadi "Mother's Day", yang secara efektif menempatkan perempuan hanya dalam fungsi domestiknya dan meminggirkan serta meniadakan kontribusi publik dan domestik perempuan-perempuan bukan Ibu. Tugas kita adalah mengembalikan konteks sejarah 22 Desember dan menjadikan hari ini Hari Perempuan: Hari untuk semua perempuan. 
Selamat Hari Perempuan, perempuan Indonesia.
Semoga kita terus menjadi bagian penting dari setiap langkah negara ini."

Tanpa mengecilkan peran seorang perempuan atas apa yang telah dilalui dan dilakukannya untuk dirinya, untuk keluarganya, untuk sekitarnya dan untuk negaranya, mari sama-sama kita pahami lagi makna Hari Ibu yang sesungguhnya.

Selamat Hari Ibu bagi perempuan-perempuan tangguh!

You Might Also Like

0 komentar