51.399 kata

By 4:59:00 PM

Banyak yang bertanya, "emangnya disertasi itu harus setebel apa, sih?"
Saya sih selalu menjawab "secukupnya."

Sama seperti mahasiswa-mahasiswa bimbingan skripsi yang bolak balik sibuk nanya "harus berapa lembar, sih, Bu?" Kembali saya menjawab "secukupnya."

Kalau aturannya sendiri, untuk kajian sosial biasanya diatur tidak melebihi 80.000 - 100.000 kata, bergantung ketetapan universitas atau fakultas. Di kampus saya kalau gak salah sih gak boleh melebihi 80.000 kata, ya. Coba cek di tautan ini atau ini.

Besok saya harus menyerahkan draft untuk bisa daftar sidang. Sejauh ini saya sudah menulis sebanyak 51.399 kata. Masih banyak yang harus saya jelaskan di disertasi ini. Gak tau deh sampai dengan besok pagi akan selesai di beberapa kata. Tapi saya sih prinsipnya menulis sebanyak yang saya butuhkan. Gak ada tuh cerita dipanjang-panjangin biar banyak halamannya. Malah capek.

Pernah saya melakukan itu, karena pingin kaya orang lain yang tesisnya tebel hahaha norak ya. Jadi, dulu awal-awal sekolah, bikin proposal, semua hal saya tulis aja gitu. Tapi kemudian seperti redundant dan bertele-tele. Setelah nulis aja saya mumet bacanya, apalagi penguji, ya? :)) Makin ke sini, saya makin tau bahwa saya hanya perlu menulis apa yang saya butuhkan.

Bidang saya ini kajian sosial, banyak hal yang harus saya jelaskan tentang apa yang sedang diteliti. Kadang-kadang gemes sendiri. Lagi nulis apa, rasanya udah pingin cepet-cepet sampe di kesimpulan aja, saking excited-nya :)) Banyak yang ingin disampaikan, saking banyaknya kadang merasa overload sampai-sampai gak tau lagi mau nulis apa, tapi punya kesimpulan hahaha

Ada kalanya saya ngejar target menulis. Tapi semakin hari, saya hanya mengikuti arus bekerja aja. Gak mau menekan diri sendiri. InsyaAllah selesai, besok pagi.

Semoga target saya untuk daftar sidang minggu ini bisa terlaksana. Aamiin.

Foto dari sini

You Might Also Like

0 komentar