Musim sakit

By 9:41:00 AM

Foto dari sini

Iya, dulu...sebelum saya mulai mengubah pola makan, saya masuk dalam golongan yang kena "musim sakit" ini. Biasanya waktu pancaroba, waktu musim hujan, waktu musim panas, waktu liburan...eh, semua waktu ya? :D 

Biasanya ada waktu-waktu yang sebagian orang menyebutnya dengan "musim", termasuk ketika banyak yang kena flu, batuk atau diare. Penyakit-penyakit itu kemudian dihubungkan dengan musim; di Indonesia biasanya paling sering dihubungkan dengan musim hujan atau saat pergantian antara musim hujan dan kemarau. 

Dulu, setiap kali "musim sakit" itu datang, saya jadi anggota di dalamnya. Saya biasa kena flu dan batuk bisa dua bulan sekali, malah terakhir sebelum memulai pola hidup baru, saya sakit setiap bulan. Orang flu, saya udah gemeteran tuh. Pasti langsung heboh minum vitamin, beli minuman yang konon tinggi kandungan vitamin C-nya, makan sayur banyak-banyak, minum minuman hangat, biasanya teh, dan minum air putih. Akhirnya? Tetep sakit juga. Kemudian saya selalu bertanya "gue ini kenapa, sih?"

Suara hilang? Bisa dua bulan sekali. Itu udah kaya pengalaman rutin aja. Belum lagi kalau terserang flu, saya pasti lemas, jadi akan ada dua sampai tiga hari tidur saja. Gemes, kan? Kamu mengalami hari-hari di mana tubuhmu tidak berdaya beraktivitas seperti biasa karena sakit.

Beberapa hari ini di kantor, orang-orang mulai banyak yang mengenakan masker. Satu per satu teman kantor saya kena batuk dan flu. Kebetulan memang sudah masuk musim hujan, setiap sore akan hujan deras sekali. Teman seruangan saya akhirnya kemarin tumbang, kena demam tinggi dan batuk kering. Ternyata dia sudah menjangkitkan penyakit yang sama ke teman di ruangan sebelah. 

Kalau kejadian ini terjadinya dulu, rekan seruangan sakit, saya akan siap-siap dengan segala amunisi, tuh. Pasti pulang kantor langsung beli mutivitamin dan lain-lain yang saya kira akan membantu tubuh buat bertahan dari virus. Tapi sekarang, alhamdulillah tidak lagi begitu. Saya melakukan kebiasaan preventif hampir sepanjang tahun, walau ada main curang juga hahaha. Tapi kondisi kesehatan saya jauuuh lebih baik. Terutama yang saya sadar adalah tidak lagi ketakutan terjangkit sakit dari orang-orang di sekitar. Karena pada saat orang-orang sakit, tubuh saya dalam kondisi cukup basa untuk menolak virus-virus yang berterbangan ingin menghinggapi badan.

Jadi, sekarang saya alhamdulillah tidak masuk dalam golongan "musim sakit" lagi, semoga bisa lebih baik ke depannya. Gimana caranya? Coba ublek-ublek label ini, deh :D


Gitu dulu, ya!

You Might Also Like

0 komentar