Hantu

By 2:14:00 PM

Foto diambil dari sini

Jadi peragu dan penuh pertimbangan yang berujung pada rasa takut adalah hantu yang selalu membayangi saya. Hampir 35 tahun lamanya. Kadang saya berpikir bahwa apa yang ada di dalam pikiran dan pertimbangan saya ini masuk akal. Kadang saya sadar bahwa semua pro dan kontranya sudah terlalu berlebihan.  

Ada kalanya saya menunda mengerjakan karena saya tau saya mampu mengerjakan, dengan baik atau tidak, dalam waktu sekian jam/hari/tahun. Tapi kemudian, terlalu yakin diri kadang membawa pada ketidak sempurnaan yang seharusnya tidak wujud hanya karena menunda mewujudkannya. Sempurna itu relatif, setidaknya kita bisa menciptakan konstruksi kesempurnaan kita sendiri. 

Banyak hal yang ada dalam pikiran saya, sepertinya, briliant. Alih-alih melakukan apa yang diimpikan, saya putuskan untuk berbalik arah dengan alasan A-Z yang saya kira masuk akal. Padahal yang saya lakukan adalah mengurungkan niat membuka pintu yang mungkin akan membawa saya ke satu kondisi tertentu; berhasil atau gagal.

Bicara tentang peluang, keinginan, kemampuan...dan bahkan kemungkinan, sering kali saya perlu didorong, dipaksa masuk ke dalam situasi yang tidak ada jalan kembali, sehingga satu-satunya yang saya harus lakukan adalah terus melangkah ke depan. 

Kadang hanya perlu mengatakan kepada diri sendiri "lakukan saja, tidak ada yang salah", daripada sibuk berpikir bagaimana kalau atau bagaimana nantinya jika...Karena, ketika masih sibuk berkutat dengan segala pertimbangan, pikiran dan upaya melarikan diri dari segala kemungkinan, mengaburkan keinginan dan tidak percaya pada kemampuan diri sendiri, pintu menuju peluang itu telah kembali tertutup. 

Iya, saya harus melawan hantu yang bersarang di kepala saya sejak 35 tahun yang lalu. 

You Might Also Like

0 komentar