Terjepit

By 4:24:00 PM

Gambar dari sini
Memang benar kata orang, bukan tugas kita untuk menyenangkan setiap orang. Tapi entah dari mana saya belajar, saya, dengan sadar atau tanpa sadar, selalu berusaha menyenangkan dan mengupayakan kepentingan semua orang. Kecuali diri saya sendiri. 

Banyak kejadian dalam hidup saya membuat saya terjepit di tengah-tengah dua kepentingan, dua keinginan. Apapun alasannya. Sering kali saya frustrasi sendiri, tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Pun tidak satu pun yang memikirkan bagaimana kondisi saya terjepit di tengah-tengah. 

Dari kanan diminta pengertian dan pertolongan saya. Dari kiri pun demikian. Lalu, siapa yang mengerti posisi dan mau menolong saya? Pertanyaan ini tidak hanya sekali saya tanyakan kepada orang, kepada Tuhan dan bahkan kepada diri saya sendiri. Saya, iya..mungkin terlalu bodoh untuk menjawabnya. Orang lain? Mereka terlalu sibuk berpikir tentang dirinya. Tuhan, hanya padaNya saya bisa mengadu. Tapi kadang kala saya terlalu dungu untuk paham apa maksudNya. 

Sejuta kali saya ucapkan pada diri sendiri, saya capek. Tapi saya tidak tahu harus bagaimana. Menyerah terhadap apa. Entah harus menuju ke mana. Entah harus memperjuangkan siapa. Bahkan memperjuangkan diri sendiri pun saya tidak kuasa. 

Sudah. 

You Might Also Like

0 komentar